PNM dan BNPB Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Potensi Lokal
PNM dan BNPB Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Potensi Lokal
Kolaborasi untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Kabarberita911.com – Pemkab Agam melalui Asisten II, Adrinaldi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dibangun antara BNPB dan PNM guna memperkuat ekonomi warga terdampak. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam upaya bangkit kembali. "Pemda Agam selalu mendukung masyarakat agar bisa bangkit dari bencana yang telah berdampak kepada kehidupan mereka. Kami berterima kasih kepada BNPB, PNM, dan seluruh mitra yang telah membantu serta memberikan dukungan kepada masyarakat melalui berbagai program," pungkasnya.
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemkab Agam kini fokus mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui Program Klasterisasi 2026. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya pemulihan setelah bencana banjir dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini. Pelaksanaan program mencakup dua klaster utama, yaitu Klaster Olahan Ikan Hasil Danau Maninjau yang berlokasi di Huntara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, serta Klaster Olahan Pinang Salareh Aia di Kecamatan Palembayan, Sumatra Barat.
Dukungan Komprehensif untuk Kemandirian Ekonomi
Melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, penyediaan sarana produksi, hingga kemudahan akses pembiayaan, PNM berupaya membantu masyarakat terdampak bencana agar kembali produktif dan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan. Hendra Jalius, Pemimpin Cabang PNM Padang, menjelaskan bahwa arah dukungan PNM adalah agar potensi yang sudah dimiliki masyarakat dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. "Pemulihan ekonomi tidak berhenti ketika bantuan diberikan. Yang ingin didorong PNM adalah bagaimana masyarakat kembali memiliki kemampuan untuk menghasilkan, mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya, dan perlahan membangun kemandirian ekonomi setelah bencana," ujar Hendra.
Pendapat tersebut sejalan dengan pandangan Ary Laksmana Widjaja, Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, yang menilai bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan aspek penting dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya hanya bergantung pada bantuan, melainkan mampu kembali membangun sumber penghidupan secara mandiri.
Melalui pengembangan komoditas ikan Danau Maninjau hingga pinang Salareh Aia, PNM berharap potensi lokal dapat tumbuh menjadi usaha produktif yang membuka pasar, memperkuat pendapatan keluarga, dan mengembalikan harapan masyarakat Agam untuk membangun masa depan yang lebih mandiri.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is PNM dan BNPB Dorong Warga Agam?PNM dan BNPB Dorong Warga Agam is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does PNM dan BNPB Dorong Warga Agam matter?PNM dan BNPB Dorong Warga Agam matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.