Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas dalam Uji Emisi di TTL dan TPS

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas dalam Program Uji Emisi Terminal

Kabarberita911.com – PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 secara resmi meluncurkan program pengujian emisi gas buang yang menyasar angkutan peti kemas di wilayah terminal pelabuhan. Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas untuk mengikuti serangkaian uji emisi yang akan dilaksanakan dalam dua tahap berbeda. Program ambisius ini dirancang untuk mengendalikan tingkat polusi kendaraan barang dan mendukung tercapainya standar operasional pelabuhan yang ramah lingkungan. Kegiatan pengujian ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengangkat tema 'Merdeka dari Emisi'.

Jadwal pelaksanaan program pengujian dibagi menjadi dua tahap strategis. Tahap pertama dilaksanakan di Terminal Teluk Lamong (TTL) pada Kamis, 13 Agustus 2026. Sementara itu, tahap kedua akan digelar di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Selasa, 18 Agustus 2026. Target utama program ini adalah memeriksa sebanyak 100 unit truk peti kemas yang aktif beroperasi di kedua lokasi terminal tersebut. Dinas Perhubungan Kota Surabaya turut serta dalam kegiatan ini untuk melakukan verifikasi dan pemeriksaan kondisi emisi kendaraan secara lebih komprehensif.

Menjaga Ekosistem Pelabuhan yang Berkelanjutan

Pengujian emisi bertujuan untuk mendapatkan gambaran akurat mengenai kondisi gas buang kendaraan berdasarkan parameter yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait. Data hasil pengujian nantinya akan dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kendaraan yang membutuhkan perawatan atau perbaikan pada sistem mesin serta pengendalian emisi. Program yang mengusung tema 'Merdeka dari Emisi' ini merupakan wujud komitmen korporasi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 13 terkait penanganan perubahan iklim global.

Selain aspek pengukuran teknis, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media edukasi bagi perusahaan angkutan dan para pengemudi tentang pentingnya pemeliharaan kendaraan secara berkala. Corporate Secretary PTP, Widyaswendra, menegaskan bahwa pengujian emisi merupakan langkah preventif untuk menciptakan ekosistem operasional pelabuhan dengan emisi lebih rendah. Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas sebagai langkah awal menuju transformasi logistik pelabuhan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pengukuran terhadap kondisi emisi kendaraan, tetapi juga mendorong pengguna jasa dan mitra transportasi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aspek lingkungan dalam kegiatan operasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8).

Menurut Widyaswendra, truk peti kemas memegang peranan vital dalam rantai logistik yang menghubungkan terminal dengan kawasan hinterland. Tingginya intensitas operasional kendaraan menjadikan aspek emisi gas buang sebagai prioritas dalam pengelolaan transportasi logistik yang berkelanjutan. Program ini juga sejalan dengan upaya penerapan standar operasional pelabuhan yang ramah lingkungan sesuai dengan regulasi terbaru dari Kementerian Perhubungan.

"Dengan target 100 unit kendaraan yang diperiksa di dua terminal, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan awareness para operator dan perusahaan angkutan terhadap kondisi teknis kendaraannya. Kendaraan dengan sistem pembakaran dan mesin yang terawat tidak hanya mendukung pengendalian emisi, tetapi juga berkontribusi terhadap efisiensi operasional dan keandalan angkutan," lanjut Widyaswendra.

Sambutan Positif dari Pengemudi dan Mitra Transportasi

Salah satu pengemudi truk peti kemas, Ahmad Basuni, turut serta dalam pengujian emisi dan memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan. Dengan pengalaman sembilan tahun menjalankan profesinya, Ahmad menilai proses pengujian berlangsung sederhana dan tidak mengganggu aktivitas operasional kendaraan. Ia berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin di masa mendatang.

"Proses uji emisinya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Menurut saya kegiatan seperti ini bagus dan kalau bisa dilakukan secara rutin, karena kita sebagai pengemudi juga jadi tahu kondisi emisi kendaraan yang kita bawa," ucap dia.

Inisiatif kolaboratif ini diharapkan mampu membawa transformasi operasional logistik pelabuhan menuju arah yang lebih rendah emisi. Langkah tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam mewujudkan aktivitas logistik yang efisien, aman, dan berkelanjutan untuk masa depan. Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas sebagai fondasi awal untuk program pengurangan emisi yang lebih luas di seluruh jaringan terminal pelabuhan Indonesia.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu program 'Merdeka dari Emisi' yang diluncurkan Pelindo? Program 'Merdeka dari Emisi' adalah inisiatif pengujian emisi gas buang kendaraan yang menyasar angkutan peti kemas di terminal pelabuhan. Program ini bertujuan untuk mengendalikan polusi dan mendukung pencapaian SDGs Nomor 13.

Berapa banyak truk peti kemas yang ditargetkan dalam program ini? Pelindo Targetkan 100 Truk Peti Kemas untuk mengikuti pengujian emisi di dua terminal, yaitu Terminal Teluk Lamong (TTL) dan Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

Kapan jadwal pelaksanaan pengujian emisi? Pengujian dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama di TTL pada Kamis, 13 Agustus 2026, dan tahap kedua di TPS pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam program pengujian emisi ini? Pihak yang terlibat meliputi PTP, Pelindo Regional 3, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, perusahaan angkutan peti kemas, dan para pengemudi truk.

Apa manfaat program pengujian emisi bagi pengemudi truk? Program ini membantu pengemudi mengetahui kondisi emisi kendaraan mereka secara berkala, sehingga dapat melakukan perawatan yang tepat dan mendukung efisiensi operasional.

Related Reading