HUT RI ke-81, PTFI Usung “Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama”
PTFI Peringati HUT RI ke-81 dengan Tema "Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama"
Kabarberita911.com – Peringatan HUT RI ke 81 PTFI tahun ini digelar secara serentak di enam titik operasi PT Freeport Indonesia, mulai dari Tembagapura di Papua Tengah hingga Kantor Pusat di DKI Jakarta. Seluruh rangkaian upacara pengibaran bendera Merah Putih diikat oleh semangat One Freeport serta tema nasional Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, bertindak sebagai Inspektur Upacara di lapangan sepak bola Tembagapura. Jajaran manajemen dan karyawan dari Kuala Kencana (Kabupaten Mimika), Kantor Perwakilan Nabire, Smelter PTFI dan PT Smelting di Gresik, serta kantor di Jakarta turut hadir. Pelaksanaan serentak di enam lokasi ini melambangkan persatuan keluarga besar PTFI dari hulu hingga hilir dalam satu ikatan One Freeport.
Tekad Pemulihan Operasi Tambang Bawah Tanah
Bagi perusahaan, semangat "Bangkit Bersama" bukan sekadar slogan. Tony Wenas menegaskan bahwa seluruh karyawan bertekad melanjutkan kontribusi nyata bagi Indonesia melalui proses pemulihan operasi tambang bawah tanah yang sedang berlangsung.
"Freeport Indonesia harus mampu bangkit lebih kuat. Dengan semangat kebersamaan, ketangguhan, dan komitmen yang tidak pernah surut terhadap keselamatan, saya yakin kita akan mampu melewati masa ini dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik bagi perusahaan, para pekerja, masyarakat, pemangku kepentingan, bagi bangsa dan negara."
Proyeksi Kapasitas Produksi dan Target Jangka Panjang
Dalam konteks pemulihan, kapasitas produksi diproyeksikan menyentuh sekitar 65 persen pada akhir semester II tahun 2026. Target produksi yang ditetapkan mencakup sekitar 800 juta pound tembaga serta 700 ribu ons emas.
"Ke depan, kapasitas produksi diharapkan dapat meningkat hingga sekitar 75 persen pada pertengahan tahun 2027, dan secara bertahap mendekati kapasitas produksi penuh pada akhir tahun 2027."
Pemulihan ini bukan hanya menyangkut keberlanjutan operasional perusahaan, tetapi juga menentukan kelangsungan kontribusi PTFI kepada negara dan masyarakat sekitar.
Kontribusi Triliunan Rupiah kepada Negara
Di sepanjang tahun 2025, PTFI telah menyalurkan kontribusi sebesar Rp75 triliun kepada negara. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp13 triliun dialokasikan untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta kabupaten-kabupaten lain di wilayah Papua Tengah.
"Kontribusi tersebut mencerminkan komitmen kita yang tidak pernah surut untuk memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat, meskipun kita menghadapi berbagai tantangan. Dan saat nantinya kita mencapai kapasitas produksi 100 persen, maka kontribusi PTFI bagi negara akan mencapai lebih dari 100 triliun per tahun."
Keberagaman sebagai Kekuatan Satu Keluarga
Sejak pertama kali beroperasi pada 1973, perusahaan tidak pernah absen menyelenggarakan upacara kemerdekaan sebagai penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud komitmen
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is HUT RI ke 81 PTFI Usung?HUT RI ke 81 PTFI Usung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does HUT RI ke 81 PTFI Usung matter?HUT RI ke 81 PTFI Usung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.