Harga Emas Antam Turun Rp3 Ribu Jadi Rp2,637 Juta per Gram
Emas Antam Merosot Tipis, Investor Sempat Was-was di Pasar Logam Mulia
Kabarberita911.com – Pasar emas domestik mencatatkan koreksi ringan pada perdagangan Senin, 7 September 2026. Harga dasar emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk pecahan satu gram merosot tiga ribu rupiah, menyentuh angka Rp2.637.000 per gram. Pergerakan ini menandai penurunan dari posisi Minggu (6/9) yang sempat bertahan di Rp2.640.000 per gram. Meski magnitudo pergerakannya kecil, arah turun tetap menjadi perhatian para pemegang logam mulia yang memantau fluktuasi harian.
Penurunan serupa juga menghantam sisi pembelian kembali (buyback). Harga buyback Antam hari ini terpangkas tiga ribu rupiah menjadi Rp2.490.000 per gram, turun dari Rp2.493.000 per gram pada hari sebelumnya. Selisih antara harga jual ritel dan harga buyback kini berada di kisaran Rp147.000 per gram — sebuah jarak yang perlu dipahami pembeli sebelum memutuskan menjual kembali logamnya.
Implikasi bagi Pemegang Emas Jangka Pendek
Bagi investor ritel yang membeli emas sebagai lindung nilai atau tabungan jangka pendek, selisih buyback sebesar Rp147.000 per gram berarti bahwa menjual kembali satu gram emas Antam pada hari yang sama akan menghasilkan kerugian instan di kisaran angka tersebut. Semakin lama emas ditahan, semakin besar peluang selisih itu tertutup oleh kenaikan harga global. Namun, dalam kondisi pasar yang sideways atau sedikit turun seperti yang terjadi Senin ini, tekanan jual bisa memperlebar kerugian jangka pendek secara proporsional.
Perlu dicatat bahwa harga dasar yang tercantum belum termasuk pajak. Biaya tambahan seperti PPN dan biaya administrasi dapat menambah beban efektif pembeli, sehingga harga riil di gerai penjualan sedikit lebih tinggi dari angka yang dipublikasikan di situs resmi Logam Mulia.
Pergerakan di Merek Alternatif
Sementara Antam mencatatkan koreksi tipis, merek-merek emas lain di pasar domestik menunjukkan dinamika yang berbeda. BSI Gold, yang dipasarkan melalui kanal perbankan, menetapkan harga jual satu gram di level Rp2.455.000 dengan harga buyback Rp2.325.000. Selisih jual-beli BSI Gold mencapai Rp130.000 per gram, sedikit lebih sempit dibanding Antam.
Galeri24, merek yang dikelola oleh anak usaha Antam, membanderol emas satu gram di Rp2.587.000 per gram. Adapun emas UBS, produk impor yang beredar di pasar Indonesia, dipatok pada Rp2.630.000 per gram — hanya selisih tujuh ribu rupiah di bawah harga Antam untuk pecahan yang sama.
Daftar Harga Emas Antam — Senin, 7 September 2026
0,5 gram: Rp1.368.500
1 gram: Rp2.637.000
2 gram: Rp5.214.000
3 gram: Rp7.796.000
5 gram: Rp12.960.000
10 gram: Rp25.865.000
25 gram: Rp64.537.000
50 gram: Rp128.995.000
100 gram: Rp257.912.000
250 gram: Rp644.515.000
500 gram: Rp1.288.820.000
1.000 gram: Rp2.577.600.000
Daftar Harga BSI Gold (Jual / Buyback) — Senin, 7 September 2026
0,1 gram: Rp309.500 / Rp232.500
0,25 gram: Rp728.500 / Rp581.250
0,5 gram: Rp1.282.500 / Rp1.162.500
1 gram: Rp2.455.000 / Rp2.325.000
2 gram: Rp4.870.000 / Rp4.650.000
5 gram: Rp12.085.000 / Rp11.625.000
10 gram: Rp24.100.000 / Rp23.250.000
25 gram: Rp59.975.000 / Rp58.125.000
50 gram: Rp119.900.000 / Rp116.250.000
100 gram: Rp239.700.000 / Rp232.500.000
125 gram: Rp299.000.000 / Rp288.625.000
150 gram: Rp358.650.000 / Rp346.350.000
175 gram: Rp418.250.000 / Rp404.075.000
200 gram: Rp477.800.000 / Rp461.800.000
250 gram: Rp596.750.000 / Rp574.000.000
500 gram: Rp1.193.500.000 / Rp1.148.000.000
1.000 gram: Rp2.387.000.000 / Rp2.296.000.000
Daftar Harga Galeri24 — Senin, 7 September 2026
0,5 gram: Rp1.357.000
1 gram: Rp2.587.000
2 gram: Rp5.111.000
5 gram: Rp12.683.000
10 gram: Rp25.299.000
25 gram: Rp62.906.000
50 gram: Rp125.711.000
100 gram: Rp251.299.000
250 gram: Rp626.703.000
500 gram: Rp1.253.404.000
1.000 gram: Rp2.506.808.000
Daftar Harga UBS — Senin, 7 September 2026
0,5 gram: Rp1.422.000
1 gram: Rp2.630.000
2 gram: Rp5.219.000
5 gram: Rp12.897.000
10 gram: Rp25.658.000
25 gram: Rp64.018.000
50 gram: Rp127.773.000
100 gram: Rp255.446.000
250 gram: Rp638.426.000
500 gram: Rp1.275.353.000
Konteks dan Faktor Penggerak
Pergerakan harga emas batangan di Indonesia pada dasarnya mengikuti arah harga emas dunia yang diperdagangkan di pasar spot internasional, kemudian dikonversi ke rupiah dengan memperhitungkan kurs dolar-rupee, biaya logistik, serta margin distribusi domestik. Koreksi kecil sebesar tiga ribu rupiah per gram pada satu hari perdagangan umumnya mencerminkan penyesuaian mikro terhadap pergerakan indeks dolar atau rotasi portofolio global, bukan sinyal perubahan tren struktural.
Bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen tabungan lintas generasi, volatilitas harian semacam ini bersifat sementara. Yang lebih relevan dipantau adalah arah harga dalam rentang mingguan hingga bulanan, serta kebijakan moneter bank-bank sentral utama yang memengaruhi daya tarik aset bebas risiko. Dalam jangka panjang, emas tetap berfungsi sebagai penyangga nilai terhadap erosi daya beli akibat inflasi, meskipun likuiditasnya jauh lebih rendah dibanding instrumen pasar uang atau deposito bank.
Penurunan tiga ribu rupiah per gram pada satu sesi perdagangan tidak mengubah fundamental permintaan emas domestik, namun mengingatkan investor ritel bahwa likuidasi cepat selalu menanggung biaya selisih jual-beli yang signifikan.
Pemegang emas yang mempertimbangkan penjualan kembali disarankan untuk membandingkan harga buyback lintas merek dan gerai sebelum mengambil keputusan, mengingat selisih antara harga beli dan harga jual kembali dapat mencapai ratusan ribu rupiah untuk pecahan besar. Diversifikasi waktu jual — bukan sekadar memilih merek dengan spread terkecil — sering kali menghasilkan realisasi nilai yang lebih optimal bagi pemilik logam mulia.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Harga Emas Antam Turun Rp3 Ribu?Harga Emas Antam Turun Rp3 Ribu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Harga Emas Antam Turun Rp3 Ribu matter?Harga Emas Antam Turun Rp3 Ribu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.