Cerita Zulhas di Balik Pergantian Kepala BGN dari Nanik ke Sudaryono
Alasan Zulhas Usulkan Pergantian Kepala BGN dari Nanik ke Sudaryono
Kabarberita911.com – Cerita Zulhas di Balik Pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) semakin jelas setelah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas memberikan penjelasan lengkap mengenai motif di balik perubahan kepemimpinan tersebut. Pergantian ini membawa Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang sebagai kepala lembaga strategis yang menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG). Zulhas menyampaikan bahwa ia pernah meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Nanik mengingat kondisi kesehatan yang semakin menurun dan menghambat kinerja lembaga.
Menurut Zulhas, penurunan kesehatan Nanik terjadi di tengah banyaknya tantangan yang harus diatasi dalam program Makan Bergizi Gratis. Ia khawatir penyelesaian berbagai masalah MBG tidak akan berjalan optimal jika Nanik tetap memimpin. Oleh karena itu, Zulhas menyarankan agar dipilih sosok yang lebih muda untuk memimpin BGN agar program dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
"MBG kemarin Ibu Nanik (S Deyang) hebat, Ibu Nanik itu hebat. Tapi beliau saking kerja kerasnya sakit. (Saya bilang), 'Kalau sakit enggak akan selesai Pak Presiden, enggak akan selesai'. Dua bulan MBG enggak akan baik. Ibu Nanik tertekan, sakit emosional,"
Zulhas kemudian mengusulkan agar posisi kepala BGN diisi oleh seseorang yang lebih muda dan sudah terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pergantian ini diperlukan agar berbagai persoalan MBG dapat ditangani lebih cepat. Zulhas juga menceritakan dialognya dengan Presiden saat mengusulkan perubahan ini dengan penuh keyakinan.
"Saya minta ganti yang muda. (Saya bilang ke Presiden), 'kalau Bapak (Presiden) mau cepat selesai, yang muda'. (Dia jawab), 'oh gitu Pak?'. (Saya jawab), 'iya. lebih cepat lebih bagus. Yang penting mau diskusi mau diajak bicara',"
Pengangkatan Sudaryono dan Kondisi Nanik
Setelah Nanik resmi mengundurkan diri pada 22 Juli 2026, Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai kepala BGN. Sudaryono sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertanian. Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78/P 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan program MBG berjalan lancar.
Nanik mengundurkan diri setelah hampir dua bulan memimpin lembaga tersebut sejak 8 Juni. Ia menyatakan bahwa pengunduran dirinya berkaitan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan untuk menjalani pengobatan. Sehari sebelum mengumumkan pengunduran diri, Nanik mengungkap kondisi kesehatannya melalui akun Facebook. Ia merasa perlu fokus pada pemulihan kesehatan agar dapat kembali berkontribusi.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui,"
Nanik menyebut terdapat sumbatan pada arteri jantung yang menurut dokter berkaitan dengan kolesterol tinggi dan stres berat selama menjalankan tugas di BGN. Ia juga mengatakan dirinya masih diminta ikut mengawasi BGN meski tidak lagi menjabat sebagai kepala lembaga tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Nanik tetap memiliki peran penting dalam program MBG.
Perbaikan Program MBG
Zulhas menilai perubahan kepemimpinan tersebut mulai terlihat dari pelaksanaan MBG yang menurutnya kini berjalan lebih baik. Ia menyampaikan hal ini dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana Proyek RBP REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 untuk 10 Provinsi di JB Tower, Jakarta, pada Rabu (12/8). Menurutnya, dengan kepemimpinan baru, program MBG dapat mencapai target yang lebih optimal.
"Nah, sekarang agak lumayan, agak lumayan berjalan dengan baik,"
Perubahan kepemimpinan ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan dalam program Makan Bergizi Gratis yang sedang berjalan. Dengan Sudaryono sebagai kepala baru, pemerintah optimis bahwa tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan lebih efektif.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pergantian Kepala BGN
Mengapa Nanik mengundurkan diri dari posisi kepala BGN?
Nanik mengundurkan diri karena kondisi kesehatan yang menurun, termasuk sumbatan arteri jantung yang berkaitan dengan kolesterol tinggi dan stres berat selama menjalankan tugas.
Kapan Sudaryono resmi diangkat sebagai kepala BGN?
Sudaryono resmi diangkat melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P 2026 setelah Nanik mengundurkan diri pada 22 Juli 2026.
Apa dampak pergantian ini terhadap program MBG?
Zulhas menilai program MBG kini berjalan lebih baik dengan kepemimpinan baru, yang diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan.
Apakah Nanik masih terlibat dalam program MBG?
Ya, Nanik masih diminta ikut mengawasi BGN meskipun tidak lagi menjabat sebagai kepala lembaga tersebut.