Pulau Kecil Ini Berani Tantang AS Tolak Eksploitasi Laut Dalam
Kepulauan Mariana Utara Menentang Rencana AS Menambang Laut Dalam
Ketegangan Baru dengan Washington
Kabarberita911.com – Kepulauan kecil di Pasifik yang menjadi wilayah Amerika Serikat, yakni Kepulauan Mariana Utara, kini menyatakan penolakannya terhadap rencana pemerintah Washington untuk mengeksploitasi perairan dalam mereka. Gubernur Persemakmuran Kepulauan Mariana Utara, David Apatang, mengungkapkan bahwa tidak ada dialog yang dilakukan sebelum AS mengumumkan bahwa sebagian laut di dekat wilayah mereka akan dilelang untuk kegiatan eksplorasi tambang.
"Tidak ada konsultasi yang dilakukan dengan masyarakat Kepulauan Mariana Utara," ujar Apatang, sebagaimana dikutip AFP pada Rabu (5/8).
Awalnya, Washington mengusulkan wilayah seluas 140.000 kilometer persegi di sebelah timur Saipan untuk dieksplorasi. Namun, secara tiba-tiba pemerintah AS mengumumkan bahwa blok dengan ukuran serupa di barat Saipan juga akan ditawarkan untuk disewa. Langkah mendadak ini memicu keresahan di kalangan penduduk seluruh Kepulauan Mariana Utara.
Kekhawatiran Terhadap Ketahanan Pangan
Apatang menjelaskan bahwa beberapa kekhawatiran utama masyarakat terkait rencana ini adalah gangguan terhadap ketahanan pangan. Masyarakat Persemakmuran Kepulauan Mariana Utara sangat bergantung pada sumber daya laut untuk kelangsungan hidup mereka.
"Beberapa kekhawatiran termasuk gangguan terhadap ketahanan pangan bagi masyarakat Persemakmuran Kepulauan Mariana Utara, yang bergantung ke sumber daya laut untuk kelangsungan hidup mereka," kata Apatang, dikutip AFP, Rabu (5/8).
Penawaran Lelang Laut Dalam AS
Pada awal tahun ini, AS telah memicu kekhawatiran setelah mengumumkan rencana membagi sebagian Samudra Pasifik untuk mengeksplorasi pertambangan. Berdasarkan dokumen resmi, sebidang wilayah maritim AS di dekat Samoa Amerika di Pasifik Selatan dapat dilelang paling cepat pada bulan November. Area tersebut berbatasan dengan cagar laut Atol Mawar, yang merupakan habitat spesies penyu sisik yang terancam punah.
Selain itu, wilayah laut terpisah yang mengelilingi Guam dan Kepulauan Mariana Utara di Pasifik Barat juga sedang dipertimbangkan untuk kegiatan serupa.
Target Penambangan dan Kekhawatiran Lingkungan
Perusahaan pertambangan laut dalam berkeinginan menjelajahi dataran abyssal samudra untuk mencari endapan mineral dan nodul polimetalik yang kaya akan nikel, tembaga, dan kobalt. Para kritikus mengkhawatirkan penambangan laut dalam akan menyebabkan kerusakan permanen, mencekik kehidupan laut dalam gumpalan limbah, serta mengganggu migrasi samudra dengan deru mesin berat.
Kepulauan Mariana, Guam, dan Samoa Amerika menginginkan setidaknya adanya larangan sementara terhadap penambangan laut dalam di perairan teritorial mereka. Namun, wilayah-wilayah tersebut sangat bergantung pada pendanaan dari AS dan memiliki sedikit pengaruh untuk mengubah tindakan Washington.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pulau Kecil Ini Berani Tantang AS Tolak?Pulau Kecil Ini Berani Tantang AS Tolak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pulau Kecil Ini Berani Tantang AS Tolak matter?Pulau Kecil Ini Berani Tantang AS Tolak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.