Ragam Peristiwa

Key Strategy: Pemkot Rilis Fitur Makassar Move di Lontara+, Dorong Keaktifan Warga

Table of Contents
  1. Pemkot Makassar Luncurkan Makassar Move di Lontara+ sebagai Strategi Utama Mendorong Aktivitas Warga
  2. Program Makassar Move: Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat
  3. Manfaat dan Dampak Positif dari Makassar Move

Pemkot Makassar Luncurkan Makassar Move di Lontara+ sebagai Strategi Utama Mendorong Aktivitas Warga

30 Mei 2026

Key Strategy – Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan gaya hidup aktif, Pemkot Makassar meluncurkan inisiatif bernama Makassar Move melalui aplikasi Lontara+. Strategi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk membangun kebiasaan sehat dan merangsang partisipasi warga dalam kegiatan olahraga serta pengawasan lingkungan. Dengan fitur yang dirancang secara inovatif, program ini menggabungkan aspek sosial, kesehatan, dan perbaikan kota menjadi satu platform yang memudahkan akses dan interaksi.

Program Makassar Move: Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat

Makassar Move diluncurkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada acara Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu (30/05). Keikutsertaan dalam program ini terbuka bagi seluruh masyarakat, baik yang rutin berolahraga seperti lari, jalan kaki, atau bersepeda maupun mereka yang ingin memulai kebiasaan aktif. Selain itu, warga juga bisa berkontribusi dengan melaporkan masalah pada fasilitas umum, seperti trotoar rusak atau jalan berlubang. Setiap aktivitas akan tercatat dalam sistem, kemudian diubah menjadi poin yang bisa digunakan untuk memperoleh hadiah menarik.

“Makassar Move merupakan fitur yang diharapkan bisa menjadi Key Strategy dalam mendorong keterlibatan warga dalam kegiatan sehat dan berkontribusi pada lingkungan kota,” kata Munafri saat peluncuran. Ia menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari rencana jangka panjang Pemkot Makassar untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui partisipasi aktif.

Fitur ini diintegrasikan ke dalam aplikasi Lontara+, yang sudah dikenal sebagai alat komunikasi dan informasi bagi masyarakat. Dengan penggunaan fitur Makassar Move, warga bisa mencatat aktivitas fisik mereka secara langsung, sekaligus memberikan umpan balik tentang kondisi ruang publik. Moh Roem, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, menjelaskan bahwa poin yang dikumpulkan akan menjadi dasar untuk penghargaan yang diberikan oleh Pemkot Makassar. Semakin aktif warga, semakin banyak poin yang diperoleh, yang berdampak pada peluang memenangkan hadiah.

“Key Strategy ini diharapkan bisa menciptakan keterlibatan yang lebih kuat antara warga dan pemerintah kota,” tambah Moh Roem. Ia menambahkan bahwa sistem ini memberikan insentif konkret yang membuat masyarakat lebih termotivasi untuk berpartisipasi. Selain hadiah fisik, program ini juga bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara warga dan pemerintah dalam mengelola lingkungan.

Pemkot Makassar menegaskan bahwa Makassar Move adalah bagian dari perencanaan jangka panjang untuk mendorong kebiasaan hidup sehat dan memperkuat partisipasi warga dalam pengawasan kota. Selain menghadirkan hadiah menarik, program ini juga memberikan penghargaan berupa pengakuan publik bagi peserta yang paling aktif. Dengan adanya Key Strategy ini, masyarakat diharapkan lebih antusias dalam menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas umum. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemkot Makassar untuk menciptakan kota yang lebih sehat, berkelanjutan, dan inklusif.

Manfaat dan Dampak Positif dari Makassar Move

Dalam jangka pendek, Makassar Move diharapkan bisa meningkatkan jumlah peserta kegiatan olahraga seperti MHM, sekaligus mendorong warga untuk tetap aktif meskipun di tengah rutinitas sehari-hari. Pemkot Makassar juga berharap program ini mampu menjadi alat pengumpul data yang akurat tentang kondisi lingkungan. Dengan melibatkan warga dalam melaporkan masalah, pemerintah bisa mendapatkan informasi langsung yang lebih cepat dan efektif.

Makassar Move juga menjadi Key Strategy untuk memperkuat kolaborasi antara warga dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Selain itu, program ini bertujuan untuk menciptakan rasa memiliki warga terhadap kota. Dengan melibatkan mereka dalam aktivitas sehari-hari, Pemkot Makassar berharap bisa membangun kesadaran akan pentingnya perbaikan lingkungan dan kesehatan. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi warga tentang kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan.

“Key Strategy ini merupakan upaya untuk menyelaraskan visi pemerintah kota dengan kebutuhan masyarakat,” kata Munafri. Ia menambahkan bahwa Makassar Move bisa menjadi model inovatif bagi kota-kota lain yang ingin membangun partisipasi aktif warga dalam pengelolaan lingkungan.

Dalam konteks jangka panjang, Makassar Move diharapkan bisa menjadi bagian dari ekosistem kebugaran dan kesejahteraan warga yang terus berkembang. Dengan memanfaatkan teknologi digital, Pemkot Makassar ingin memastikan bahwa warga tidak hanya lebih sehat secara fisik, tetapi juga lebih peduli terhadap lingkungan sekitar mereka. Key Strategy ini juga bisa menjadi salah satu langkah untuk menciptakan kota yang lebih ramah dan inklusif.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Pemkot Makassar berharap program ini bisa menjangkau berbagai kalangan, termasuk warga yang memiliki keterbatasan waktu atau akses. Dengan sistem yang sederhana dan menarik, fitur Makassar Move diharapkan bisa meningkatkan partisipasi lebih luas. Selain itu, pemerintah kota juga berencana untuk mengembangkan fitur tambahan di masa depan agar lebih memudahkan warga dalam berkontribusi dan memperoleh manfaat.

Leave a Comment